Aku mencoba mengerti demokrasi










Sejujurnya, aku benci saat-saat menjelang pemilu.
Saat-saat inilah saudara-saudaraku se-Indonesia kemudian terpecah menjadi beberapa golongan.
Golongan-golongan itu saling membela partai dan tokoh yang mereka jagokan.
Beberapa bahkan saling berkelahi, saling cerca, saling kritik dengan pedas.
Bahkan sampai tahap saling menjatuhkan lawannya masing-masing

Aku tau...ini adalah sebuah proses berdemokrasi di negeri ini.
Aku tau...negeri ini masih belajar berdemokrasi.
Setelah lama negeri ini tidak dapat menjalankan demokrasi yang sebenar-benarnya.
Aku tau...aku mencoba memahami.

Tapi nyatanya aku membenci saat-saat menjelang pemilu.
Saat-saat di mana saudara-saudaraku menjadi tidak lagi ramah terhadap saudaranya yang bersebrangan pandangan politiknya.
Bukan aku membenci pemilu...bukan, tapi aku benci saat ketika kita orang Indonesia "terpecah" membela jagoannya dengan cara yang saling menjatuhkan.

Siapapun yang nanti memimpin bangsaku, negaraku Indonesia...
Aku hanya meminta, tolonglah... cintai negeri yang kau pimpin ini dengan segenap kasih sayang.
Kami sudah terlalu lelah melihat para petinggi di sana saling ribut mementingkan kepentingan mereka sendiri.
Hingga lupa pada saudara-saudaranya yang sedang menjerit kelaparan.
Lupa pada nasib anak-anak yang seharusnya mendapat pendidikan yang layak.

Baik... aku sedang mencoba mengerti demokrasi.

0 comments:



Post a Comment